wah wah wah ini hanya sebagian kata-kata yang aku ingin ungkapkan pada seluruh dunia. Ga tau kenapa aku jadi terbuka seperti ini, tapi bagiku ini hanya sedikit perubahan yang membuat aku menjadi lebih asyik. mungkin agak sedikit lemot tapi ga apa-apalah... yg penting enjoy :)

Monday, January 30, 2006

START TO MOVE

I have ready to move into a new destination. Just start from here http://blog.duaon.com

Friday, January 27, 2006

15 S

Saya Suka Sama Situ Sebab Situ Suka Sama Saya. Saya Sama Situ Sama-Sama Suka

konsepnya adalah sederhana. Saya menyukai kamu karena kamu menyukai saya! Saya mencintai kamu karena Kamu mencintai saya!

Lantas bagaimana saya bisa memiliki kamu jika saya harus menunggu kamu?
Hehehe........
Gila bagi saya jika saya harus menunggumu untuk mengatakan sayang kepada saya. Dan gila tentunya bagi kamu jika kamu harus mengatakannya deuluan kepada saya!
Artinya saya yang harus mengalah untuk kamu. Dengan muka tembok mengatakan kalau aku mencintai kamu. Dengan muka tembok menahan senyum saat kau meludahi aku hehehhehe

Andai aku nggak peduli pada perasaan ini. Andai aku memiliki 15 S itu?
hehehehhe
Pasti hidupku adem ayem aja. Mencintai dan di cintai orang lain serta menyukai dan di sukai orang lain. Berbalas memang mengasyikkan.

Kamu tahu nggak! udah 9 tahun lamanya aku mencintaimu. Udah 108 bulan lamanya aku menyayangimu. Udah 3285 hari lamanya aku mengagumimu. Udah 78840 jam lamanya aku memendam rasa ini padamu. Udah 4730400 menit lamanya aku menjadi pemuja rahasiamu dan udah 283824000 detik lamanya aku selalu berusaha untuk membuang rasa ini padamu. Karena aku tahu cintaku pasti tak bersambut padamu.

Tapi apa? Perasaan dan hati sialan ini selalu bercokol pada diriku, mengalahkan logika2 yang di keluarkan otakku. Mengalahkan perhitungan2 yang selalu berusaha mempengaruhi hatiku. Tapi kenapa selalu gagal. Kenapa hati ini harus selalu lebih kuat dari pikiran ini.
Selalu aku melatih pikiranku setiap hari agar memenangkan pertempuran dengan pasukan hati di medan cintaku. Tapi kenapa dia selalu kalah.......

Dasar cinta...... CINTA ALWAYS BLIND.
Kau nggak liat apa, klo dia nggak pernah peduli samamu. Kau nggak liat apa klo dia cuek2 aja padamu. Dimana kau letakkan matamu itu. Disaat kau tahu bahwa kau di sakiti, kau hanya tersenyum manis.

Puh....
Cinta, andai kau tahu kalau hatiku selalu untukmu
Lama aku pendam, hingga akhirnya tergores dalam hatiku
nggak tahu deh gimana nyembuhinnya

Smoga para ahli menemukan bagaimana menukar hati kambing dengan hati manusia. Hingga aku tidak punya hati dan cinta lagi. Hingga aku hanya bisa berpikir tanpa berperasaan. Hingga aku merasa senang hidup disini.

memang hanya 15S yang cocok untukku.

Saya Suka Sama Situ Sebab Situ Suka Sama Saya. Saya Sama Situ Sama-Sama Suka

SAKIT SAKIT SAKIT
SAKIT SAKIT SAKIT
SAKIT SAKIT SAKIT
SAKIT SAKIT SAKIT
SAKIT SAKIT SAKIT

Hingga akhirnya nanti aku akan menjadi pesakitan dalam cintamu
Lepaskan aku hingga aku bisa bebas dari senyumanmu

Just for my secret admirar

C2704

Wednesday, January 25, 2006

10 STEPS TO ENTREPENEURSHIP

1. START WITH A DREAM
Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan keyakinan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started. Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun idea yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan kerterikatan, tak mengenal kata 'tidak bisa' ataupun 'tidak mungkin'.

2. LOVE The Products or Services
Cintailah produk anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan kepada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa-masa sulit. Setiap awal usaha selalu akan ada banyak halangan ataupun kesulitan yang bertubi tubi, kecintaan akan produk kita yang akan membuat kita bekerja keras dengan senang hati.

Enthusiastism and Persistence: Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan kita akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.

3. Learn The BASICS of BUSINESS.
Pelajarilah fundamental business. : BEYOND THE *buy low, sell high, pay late, collect early. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut kerja dahulu selama 1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar-dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik.Carilah -guru- yang baik.

4. Willing to Take CALCULATED RISKS.
Ambilah resiko. The gain that u will be able to achieve is directly proportional to the risk taken:
Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia wirausaha, karena hasil yang mungkin dicapai akan proporsional terhadap resiko yang diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik-baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan entreprenneur dengan manager. Entrepreneur lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan untuk mengatur perusahaan yang telah maju.

5. Seek Advice, But Follow Your Belief.
Carilah nasehat dari pakarnya, tapi ikuti kata hati kita. Consult Consultants, ask the experts, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan "indera ke enam" nya.

6. Salesmanship and Customer Understanding.
Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci-sukses. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangakan usaha pada fase itu.

7. Work HARD, 7 Days a Week, 18 Hours a Day.
Kerja keras. Ethos kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan businessnya. Me-lamun-kan dan memimpikan kerjanya.

8. Make Friends As Much As Possible.
Bertemanlah sebanyak-banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit lebih mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

9. Deal With FAILURES.
Hadapi kegagalan Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidaklah mematikan. Setiap usaha selalu akan mempunyai resiko kegagalan dan bilamana sampai itu terjadi, bersiaplah dan hadapilah!

10. Just Do It, NOW!
Lakukanlah sekarang juga. Bila Anda telah siap, lakukanlah sekarang juga. Manager selalu melakukan:
READY-AIM-SHOOT, tetapi entrepreneur sejati akan melakukan READY-SHOOT-AIM!. Putuskan dan kerjakan sekarang, kerena besok bukanlah milik kita.

Sumber: Mas Purdie Chandra

SO! WHAT ARE YOU WAITING FOR! BE ENTREPENEUR TO SAVE OUR COUNTRY!

Kuburan: Tempat Terkaya di Dunia

Sumber: Kuburan: Tempat Terkaya di Dunia oleh Adi W. Gunawan, lebih dikenal sebagai Re-Educator and Mind Navigator, adalah pembicara publik dan trainer yang telah berbicara di berbagai kota besar di dalam dan luar negeri. Ia telah menulis best seller Born to be a Genius, Genius Learning Strategy, Manage Your Mind for Success, Apakah IQ Anak Bisa Ditingkatkan ?, dan Hypnosis – The Art of Subcsoncsious Communication.

Life is a daring adventure or nothing – Helen Keller

Saat anda membaca kata "kuburan" apa yang muncul dalam pikiran anda? Apakah anda akan langsung teringat orang-orang yang anda kasihi yang telah lebih dulu meninggalkan dunia ini? Atau anda teringat film tentang Drakula, Vampire, Kuntilanak, Forever Night, Simanis Jembatan Ancol, Pemburu Hantu, Dunia Lain, Suara Kubur, atau gambaran lain yang lebih menyeramkan? Atau mungkin yang muncul dalam pikiran anda adalah gundukan tanah dengan batu nisan di ujungnya?

Bila saya mendengar kata kuburan maka yang muncul dalam pikiran saya adalah suatu tempat yang paling kaya di dunia ini. Lho, kok bisa begitu? Benar, saya melihat gundukan tanah dan batu nisan yang bertuliskan nama, tanggal lahir – tanggal meninggal. Namun yang lebih saya perhatikan adalah garis kecil yang memisahkan tanggal lahir dan tanggal meninggal. Mengapa? Karena garis kecil inilah yang sebenarnya jauh lebih penting dari pada tanggal lahir atau tanggal meninggal seseorang. Garis kecil ini menggambarkan kehidupan yang telah dilalui seorang manusia, apa yang telah ia lakukan dalam hidupnya, apa yang ia lakukan dengan hidupnya, prestasi apa saja yang telah ia capai baik untuk dirinya sendiri, untuk keluarganya, untuk masyarakat, dan untuk umat manusia.

Garis kecil ini merupakan jawaban dari suatu pepatah bijak yang saya dengar bertahun-tahun lalu, yang masih sangat kuat mengiang di hati saya hingga saat ini, "God's gift to you is your life. What you do with your life is your gift back to God".

Mengapa saya mengatakan bahwa kuburan adalah tempat terkaya di dunia? Karena ada begitu banyak orang yang sebenarnya tidak hidup selama mereka hidup, hanya sekedar "ada" atau
"exist", hingga mereka meninggal.

Lha, kalau mereka tidak hidup lalu apakah mereka telah meninggal? Bukan. Kebanyakan orang hanya sekedar "hidup – hidupan". Mengutip yang dikatakan Benjamin Franklin, "Most men die from the neck up at age 25 because they stop dreaming".

Saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh Benjamin Franklin. Dan saya ingin menambahkannya menjadi, "Most men die from the neck up at age 25 not because they stop dreaming but because they don't have the courage, passion ,commitment, and burning desire to pursue their worthwhile dreams while they are awake and alive".

Seorang guru spiritual pernah berkata, "Dalam hidup ada kehidupan. Kita harus menghidupkan kehidupan ini agar kita benar-benar hidup di dalam hidup kita, tidak sekedar hidup-hidupan. Setelah kita benar- benar hidup, mengerti hidup, mengapa kita hidup, dan untuk apa kita hidup, baru kita dapat membantu orang lain untuk menghidupkan kehidupan mereka sehingga mereka benar-benar hidup di dalam kehidupan mereka".

Kuburan adalah tempat terkaya di dunia karena ada begitu banyak orang yang meninggal dengan membawa impian-impian besar mereka yang belum terwujud, ke dalam kubur. Mereka menyimpan semua harapan dan impian mereka tanpa mampu, sempat, atau berani mewujudkan impian mereka. Ada banyak faktor yang menyebabkan orang tidak hidup sesuai dengan potensi mereka. Ada banyak pencuri impian yang berkeliaran di sekitar kita, yang senantiasa siap mencuri impian-impian kita.

Dalam berbagai kesempatan saya berinteraksi dengan orang, saya selalu melakukan survei kecil-kecilan. Apa yang saya tanyakan? Saya berusaha mencari tahu benang merah antara bidang pekerjaan atau karir yang mereka kerjakan sekarang dengan latar belakang pendidikan formal atau bidang keunggulan mereka. Hasilnya? Selalu membuat hati saya sedih.

Hampir semua, saya ulangi hampir semua, orang yang saya temui ternyata melakukan pekerjaan yang berbeda atau tidak sejalan dengan disiplin ilmu yang mereka pelajari saat masih kuliah. Ada sarjana arsitek atau teknik sipil yang jadi debt collector. Ada lulusan luar negeri yang buka depot atau catering. Ada sarjana teknik kimia yang jadi guru Play Group/TK. Ada sarjana teknik mesin yang jadi sales mobil atau agen asuransi dan masih banyak contoh lain.

Saya sering menjumpai orangtua dan orang tua yang berkata, "Coba dulu saya melakukan... pasti keadaan hidup saya berbeda", "Saya menyesal setelah kini sadar ternyata impian saya yang sesungguhnya adalah..." Apakah anda pernah bertemu dengan orang-orang seperti ini?

Saya juga sering bertemu dengan orang yang dulunya begitu bersemangat mengenai masa depan mereka, impian-impian mereka, dan hidup mereka, ternyata setelah sekian tahun kemudian, saya tidak lagi melihat passion atau gairah hidup yang dulu pernah ada di dalam diri mereka. Saat saya bertanya mengenai hal ini jawaban mereka biasanya, "Yah... kita harus realistis. Ekonomi sekarang lagi sulit. Dapat kerja atau bisa cari makan saja sudah syukur. Nggak usah macam-macam lah."

Setelah membaca cerita saya sejauh ini mungkin anda akan bertanya, "Kalau begitu Pak Adi pasti tidak termasuk orang-orang yang diceritakan di atas?" Anda salah. Saya juga termasuk orang yang pernah salah jurusan. Impian-impian saya sempat hampir padam. Namun saya bersyukur karena saya dapat segera sadar dan segera menyusun ulang program hidup saya. Saya juga pernah tersesat. Besar harapan saya, setelah anda membaca cerita saya, anda bisa saya sesatkan kembali ke jalan yang benar.

Lalu bagaimana caranya untuk bisa mengetahui impian kita yang sesungguhnya? Butuh waktu untuk melakukan perenungan mendalam. Impian hidup hanya bisa ditemukan melalui serangkaian proses perjalanan pencarian ke dalam diri (inner journey). Impian ini hanya bisa didapatkan bila kita sungguh-sungguh bangun, sadar, dan mencarinya secara sadar. Impian setiap orang berbeda. Namun bila impian itu berasal dari lubuk hati terdalam, maka esensi setiap impian hidup pasti akan sama dan sangat mulia. Karena impian bersifat sangat pribadi maka saya tidak akan membahasnya dalam artikel ini. Yang akan saya bahas adalah potensi diri atau bidang keunggulan kita.

Setelah menemukan impian hidup barulah kita menentukan strategi untuk mencapainya. Untuk itu, kita perlu mengenal potensi diri. Yang saya maksudkan dengan potensi diri adalah kekuatan atau bidang keunggulan kita. Untuk menemukan bidang keunggulan atau potensi diri yang sesungguhnya maka kita perlu, untuk sementara waktu, melupakan semua pendidikan formal yang pernah kita jalani.

Lakukan analisa diri dengan cermat dan jujur.

Bidang pekerjaan yang kita lakukan saat ini belum tentu sejalan dengan potensi diri yang menjadi keunggulan kita. Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui bidang keunggulan kita?

Kawan karib saya, Paulus Winarto, memberikan resepnya dengan sangat gamblang, seperti
yang saya kutip di bawah ini:

1. Kita menyukai pekerjaan/aktivitas tersebut
2. Kita mau melakukan pekerjaan/aktivitas tersebut meski tidak dibayar
3. Kita merasakan mudah melakukannya sedangkan orang lain merasa sulit
4. Semakin sering kita melakukannya maka semakin baik kita dalam bidang ini
5. Kita sering dipuji orang karena melakukannya (pekerjaan ini mampu kita lakukan dengan baik)
6. Kita selalu bersemangat saat membicarakan pekerjaan/aktivitas tersebut
7. Kita selalu bersemangat dan memiliki energi yang besar saat melakukan pekerjaan/aktivitas tersebut
8. Kita sering lupa waktu saat melakukan pekerjaan/aktivitas tersebut
9. Kita merasa puas ketika melakukan pekerjaan/aktivitas tersebut
10. Kita merasa bangga saat melakukan pekerjaan/aktivitas tersebut
11. Kita mudah mempengaruhi orang dalam bidang pekerjaan/aktivitas tersebut

Ada seorang kawan saya yang memiliki latar belakang pendidikan akuntansi namun bekerja di bagian purcashing/pembelian. Saat ditanya apa pelajaran favoritnya saat di SMA ia menjawab, "Saya sangat suka bahasa Inggris. Saya selalu mendapat nilai sangat tinggi dalam bidang studi ini." Saat ditanya mengapa ia memilih jurusan akuntansi, ia menjawab, "Saya ambil jurusan akuntansi karena dulu saya pikir jurusan ini menjanjikan masa depan yang baik. Hasil tes minat dan bakat saya sebenarnya lebih condong ke aspek bahasa."

Kisah lainnya adalah tentang kawan saya, Lina. Kawan saya ini telah menggeluti dunia desain pakaian selama lebih dari 15 tahun. Ia selalu berkata bahwa passion-nya adalah di dunia mode. Benarkah demikian? Ternyata kalau saya cek dengan 11 kriteria di atas maka dunia mode bukanlah bidang keunggulannya. Mengapa?

Karena selama lebih dari 15 tahun dia tidak berkembang. Semakin banyak job yang ia dapatkan maka semakin stres dirinya. Bahkan sampai jatuh sakit. Saya menyarankan ia untuk beralih profesi dengan mengembangkan diri sejalan dengan bidang keunggulannya. Kembali Lina beralasan bahwa dunia mode adalah dunianya. Di samping itu semua kawannya sudah mengenal dirinya sebagai desainer pakaian. Sayang kalau harus meninggalkan dunia ini karena sudah digeluti lebih dari 15 tahun.

Lalu, siapakah orang yang "menyesatkan" kita sehingga kita melakukan pekerjaan yang bukan bidang keunggulan kita? Bisa lingkungan, bisa orangtua, bisa pihak sekolah, bisa siapa saja. Mereka adalah orang yang sebenarnya bertujuan baik namun masih menggunakan paradigma
lama. Hal ini akan membuat seorang anak tumbuh dewasa tanpa mampu atau sempat mengembangkan potensi mereka yang sesungguhnya.

Sering kali bidang keunggulan seseorang "dibelokkan" oleh orangtua, teman, guru, atau orang yang dipandang mempunyai otoritas sehingga seorang anak, yang nantinya akan menjadi pribadi
dewasa, akhirnya yakin dan mengembangkan diri tidak sejalan dengan potensinya yang
sesungguhnya.

Kawan saya, Ariesandi Setyono, lima tahun lalu, pernah membantu seorang anak SMU, sebut saja Agus, untuk menemukan bidang keunggulannya. Agus berasal dari keluarga kurang mampu. Ayahnya terkena stroke dan ibunya kerja serabutan untuk menghidupi keluarganya. Agus adalah anak laki paling besar yang diharapkan menjadi tulang punggung keluarganya.

Saat Aries bertanya, "Apa hobi atau kegiatan yang sangat suka kamu lakukan?" "Saya sangat suka merangkai bunga," jawab Agus cepat. "Ok, kalau begitu, karena orangtuamu tidak akan mampu membiayai kamu kuliah, maka sebaiknya kamu belajar di Florist dan mendalami hobimu untuk dijadikan sumber uang," jelas Aries.

Agus benar-benar menjalankan apa yang Aries sarankan. Agus tidak kuliah dan begitu tamat SMU, dengan meminjam uang dari ibunya, langsung belajar merangkai bunga di sebuah Florist terkenal di Surabaya. Hasilnya? Tahun lalu, saat Agus masih berusia 23 tahun, ia telah berhasil membeli satu unit ruko di lokasi yang strategis seharga Rp650 juta tunai. Ia juga mampu membeli mobil baru, seharga lebih dari Rp100 juta, secara tunai. Yang paling penting adalah ia mampu menjadi tulang punggung keluarganya dalam hal finansial.

Anda pasti bertanya bagaimana si Agus ini kok bisa begitu berhasil?
Ternyata dari hobinya merangkai bunga Agus kemudian "melarikan" kecakapannya ini ke bidang wedding decoration. Hebatnya lagi Agus membidik segmen pasar kelas atas yaitu hanya menerima dekor pengantin di hotel bintang lima. Apa yang Agus lakukan pasti akan sangat maksimal karena usahanya dilakukan sejalan dengan bidang keunggulannya. Kabar terakhir yang kami dengar tentang Agus yaitu jadwalnya untuk setahun sudah penuh. Ck..ck...ck... luar biasa anak muda ini.

Bagaimana dengan anda, para pembaca yang budiman? Apakah anda sudah mengembangkan potensi anda yang sesungguhnya? Apakah anda selama ini hanya menjalani rutinitas pekerjaan yang bukan di bidang keunggulan anda? :)

Tuesday, January 24, 2006

FRIENDS

Kadang menyenangkan.........
Kadang mengesalkan........
Kadang menolong......
Kadang berhianat................

Kadang menusuk dari belakang................
Kadang membantu..........
Kadang untung sama-sama........
Kadang untung diam-diam..................

Kadang baik...........
Kadang jahat.......
Kadang memprovokatori kita.................
Kadang membela kita....

Kadang menangis untuk kita........
Kadang tertawa untuk kita......
Kadang menghasut.........
Kadang terhasut..........

Kadang sama-sama menderita.........
Kadang dia senang aku menderita...........
Kadang sama-sama senang...........
Kadang dia menderita aku senang..........

Kadang menekong kita..........
Kadang melirik kekasih kita.........
Kadang mengambil kesempatan dalam kesempitan.....
Kadang juga menghasut pacar kita agar memutusin kita...........

Kadang mencarikan kita kekasih........
Kadang mengenalkan kita pada wanita cantik..........
Kadang mengenalkan kekasih kita pada cowok ganteng.......
Kadang mencomblangi kekasih kita agar ke cowok lain....

Kadang sangat menguntungkan kita....
Kadang sangat merugikan kita......

INTINYA:
FRIENDS adalah pedang bermata dua

I'm watching you :)

Saturday, January 21, 2006

Kupu-kupu Malam

The Song from Peterpan Tribute To Titiek Puspa - From Us To U!

Ada yang benci dirinya
Ada yang butuh dirinya
Ada yang berlutut mencintainya
Ada pula yang kejam menyiksa dirinya

Ini hidup wanita si kupu-kupu malam
Bekerja, bertaruh seluruh jiwa raga
Bibir senyum kata harus merayu memanja
Kepada setiap mereka yang datang

Dosa kah yang dia kerjakan
Sucikah mereka yang datang
Kadang dia tersenyum dalam tangis
Kadang dia menangis di dalam senyuman

Reff:
Oh... Oh...
Apa yang terjadi terjadilah
Yang dia tahu Tuhan penyayang umatNYA
Ohh... Ho...
Apa yang terjadi terjadilah
Yang dia tahu hanyalah menyambung nyawa

---------------------------------------------------------------------------------
Fenomena yang kerap terjadi
bukan karena keinginan
tapi kebanyakan karena terperangkap pada kompleksnya hidup
bukan selalu bahagia
tapi hanya sebagai topeng di balik sebuah penderitaan

Kiranya kita sebagai masyarakat bukan menolak mereka
namun menerima dan memberi jalan
agar dia bisa mengerti
bahwa hidupnya adalah salah

Andai mereka bisa di selamatkan!
Dengan pendekatan ;) bukan dengan keintiman
Hehehehehe

Thursday, January 19, 2006

Back to the 1940

huahahha...........
hari2 terasa melesat kencang. kayak F16 yg lagi bawa rudal ke medan perang. kayaknya begitulah hidup ini. Bangun pagi eh trnyata udah sore. Tidur sore eh nyatanya udah pagi. ah andai aku bisa kembali lagi. PUh..... FFUUCCKKIINN TTIIMMEE

ga ada yang berubah pada diri ini. apalagi pada negara ini. bicara soal negara ini (my opinion about tanah tpt aku berpijak lah), memang kayaknya indonesia di nasibkan untuk selalu terpuruk. TUhan aja sampai menangis gara2 ga bisa memberi jawaban kepada Soekarno kapan negara yang di deklarasikannya ini bisa maju. waks! boro2 bisa maju, memang kenyataan bakalan jadi negara budak nih :(

Kayaknya yg hanya bisa menolong kita saat ini adalah mesin waktu yang udah dari dulu di pikirin si HG Wells. mestinya itu tuh RAncangan Pemerintah nih. Kita hanya bisa selamat jika di kembalikan ke taon 1940. Ntar setelah proklamasi di bacain setidaknya pendidikan akan di prioritas utamakan untuk bangsa. Sekolahin anak2 IndonEsia ke berbagai negara dengan gratis biar ntar balik lagi.
Sekarang keadaan serba kacau, di sektor politik maunya korup melulu, di sektor usaha maunya untung melulu tanpa meliat karyawannya udah makan apa belom? di sektor pendidikan (ini dia nih) maunya tamat-tamat-tamat dan cari kerja. Bermimpi kerja di perusahaan kaya dan besar sekelas dunia ataw nasional. (ah Tuhan seandainya mereka bermimpi membuat perusahaan sekelas dunia ataw nasional bukan bermimpi untuk bekerja di perusahaan yang sudah ada pasti mimpi buruk ini akan berakhir).

Puh.... kacau dah...
Negara penghasil minyak tapi kekurangan minyak.
Negara dengan banyak air terjun tapi listrik mahal.
Ahhhh..... semua hanya teori belaka.

Nama besar universitas sepertinya hanya akan menghasilkan kaum intelektual yang kaya akan para JobSeekers. Pandai sana sini tapi nggak tahu buat apa-apa? Kenapa negara lain yang udah mampu membuat mobil dengan air tapi kita hanya mampu sebatas membuat bajaj dengan mesin yang masih impor dari Filipina. Huahhahahahh....... :( Hancurin aja deh negara yang memalukan ini. Taunya cuma berpolitik, agama, demon sana sini, nuntut sana sini tapi nggak ada pergerakan untuk kemajuan.

LSM banyak bermunculan dimana-mana yang notebene dengan founding dari luarnegeri. Mana tahu apa maksud para bule2 kaum imperalis itu kasih duit ke kita dengan cuma2. apakah sekedar kasih duit aja. Ah sedangkan anjing sebagai binatang hanya tahu membagi makanan ke betina di saat musim kawin tiba. Jelas khan, si Bangsat itu hanya berbaik hati karena ada maunya.........
Di makan pulak sama pemuda2 kita yang nggak ada pemikiran ini. Wah......... Andai mesin waktu itu ada..
Kembalikan semua ke 1940.

Buat apa kita pamerin ilmu ke sana kemari, pamerin kepintaran sana sini toh harus jadi budak ataw suruhan orang lain? TOh kita harus di besarkan oleh orang lain juga. Kenapa nggak bisa sekedar di besarkan oleh tangan sendiri?

Anggap bangsa ini adalah bangsa yang ga tahu cebok sendiri?

Beh... Sakit hati mikirin ini semua. Lebih baik berbuat untuk diri sendiri daripada harus mencelotehin orang lain. Wong ga ada gunanya sama sekali. Mungkin dari satu baru dua dan dari dua baru tiga dan dari tiga baru empat ble.... ble... ble.....

FUUCKKKIIINNN CCOOUUNNTRYYYY
ViVA KEMISKINAN
ViVA PERBUDAKAN
SIap-siaplah menjadi budak dan pesuruh :)


VIVA BUDAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK

Thursday, January 12, 2006

kruing... kruing.....

Kruing.... kruing...
bunyi benda putih yang mulai aku pukulkan pake sepatu gara2 tagihannya bengkak melulu. mencoba mengangkat dan menjawab dengan sopan sesopan-sopannya "Halo Selamat Malam" ble........ tuit....tuit.... tuit.... tanpa sepatah katapun semuanya hanya terdiam dan menutup

SIalan, *gumamku
knapa sich orang iseng selalu ada di dunia ini wewewewe
Always sich, nggak abis2 nya.
Mungkin orang yang just isenk doank kali
Or fanatic dummy kaleee..... nggak tahulah. Yang pasti tuh orang isenk dah ganggu konsentrasiku membaca Java Handbook yang udah lama aku beli tapi nggak pernah kesampaian untuk membacanya huhuhuhuhuhuhu

Gimana sich caranya bisa kuasai java only for 5 minutes..... khayalan tingkat tinggi yang nggak bakalan bisa kesampaian ampe dunia ketiga hancur berkeping-keping.

Wah wah wah mengganggu konsentrasi aja.
class pesan{ public static void main(String args[]){ System.out.println("Lubang ni te - lah penelepon gelap"); }}

COba tutup semua aplikasi yang di pake untuk oprek Java, abis semua udah close hang pulak si FanBlack ku ini ini. mungkin stress kale ya, udah nyanyi, menggambar pulak dari photoshop, oprek java pulak lagi dari JCreator dan nggak ketinggalan Forte for Java CE ikut2-an nongol juga di mainframe FanBlack.

Udah deh FanBlack, aku Restart nih ya! moga2 lue sehat lagi deh dan nggak stress lagi. COba megang2 mata yang udah bengkak ini, ingat2 lagi kenapa mata ini sampai bengkak "DASAR PENGEMUDI SIALAN" huuhuhuhu

"Captain! Incoming Message" tiba2 hape bergetar dan isinya menanyakan gimana foto2 kita yang kemaren???
Puih.. akhirnya kuputuskan untuk mendownload semua gambar yang udah di simpen dalam camera digital. Gile... gambarnya bagus2 banget gitu lho. Aku yg jelek aja bisa keliatan ganteng.... heuhuehuehuehuhuh

Kruing... kruing... tiba2 si muka tembok, si tagihan bengkak dan si tak tahu diri bunyi lagi memanggil seisi rumah... kek nya isinya seperti ini "Kring..... Hayo siapa lagi yang mo kena tipu hahahaha"

Akhirnya kuputuskan untuk membiarkannya lagi... wah wah wah nggak tahunya Lek Juvi yang kali ini jadi korbannya. "Halo Selamat MAlam" "tut.... tut.... tut...."
Heheheheheh makanya lek, nggak usah di jawab. Paling orang iseng yang nggak ada kerjaan. Coba klo dia disini pasti aku kasih kerjaan, soalnya ada nih kain 2 ember yang udah 1 minggu nggak di cuci2. Rinso (bukan promosi produk nih) yang tadinya harum udah jadi bangkai yg berbau busuk hehuehuehuhe

Kali Rinsonya terbuat dari bangkai ya?? maybe untuk menghemat ongkos perusahaan, Team peneliti Rinso harus membuatnya. Tapi kenapa kejahatan seperti ini ga di liput TransTV ya? biar penjual Rinso rame2 demon ke TTV hahahahahah

Kruing.... kruing....
*Sorry You Has Been Disconnected.........................................*
My girl ring me and i must go////

Bye bye bye HEHEHEHEHE
:)